
MALANG- Polresta Malang Kota gencar melaksanakan vaksinasi, selama beberapa hari berturut-turut, dengan menghsdirkan Tim Psikologi Trauma Healing untuk mengantisipasi kasus positif Covid-19 sekaligus mengantisipasi masuknya varian baru Omicron di Kota Malang,
Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Eko mengatakan vaksinasi untuk pelajar di MIN 2 Jl.Kemantren Kota Malang dan Lapas I Lowokwaru serta di kediaman warga RW 07 Purwantoro Blimbing Kota Malang.
“Vaksinasi berlangsung sejak Senin hingga Kamis, 23 Desember,” kata Eko kemarin.
Untuk kegiatan vaksinasi lanjutnya, disediakan 2024 dosis vaksin, dengan peserta 1050 siswa MIN 2 Kota Malang yang berusia 6 – 11 tahun, mendapatkan vaksin dosis pertama Sinovac. Sementara untuk warga masyarakat serta warga binaan Lapas I Lowokwaru dosis kedua Astrazeneca.
“Senin hingga Kamis masing-masing 350 dosis perharinya di MIN 2 Malang, dan Selasa lalu di Lapas Kelas I Lowokwaru dosis kedua sebanyak 900 orang,” terang Eko.
Pada hari Kamis atau hari terakhir vaksinasi dosis kedua di rumah warga, pesertanya sebanyak 74 orang. Gencarnya vaksinasi yang dilakukan Polresta guna mengejar target program percepatan vaksinasi.
Eko menjelaskan selama pelaksanaan vaksinasi pihaknya menugaskan 35 orang petugas dari Polresta Malang Kota. Petugas sebanyak ini tugasnya koordinator vaksinasi, pengarah peserta, screening, input data, tenaga medis, dan tim konseling , serta observasi peserta.
“Karena ada beberapa siswa yang menangis saat divaksin, kami juga bekerja sama dengan Tim Trauma Healing Polresta Malang Kota untuk memberikan pelayanan psikologi pendampingan vaksinasi anak. Dan tentunya kegiatan ini juga didampingi oleh orang tua wali murid, ” pungkasnya.






