PT PMB Tampik Tudingan Penambangan Ilegal, Malah Klaim PT ABG Hanya Provokasi Warga.

IMG 20240628 123022 - Zonanusantara.com
Ist

Kendal – Jateng- PT Parama Miguno Bumi (PMB) menampik adanya dugaan pelanggaran izin tambang galian C di Desa winong, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal. Pasalnya, telah mengunduh PT PMB tidak seizin warga dan perpanjangan izin dari Dinas ESDM Jateng.

Terlebih, pernyataan tersebut berasal dari oknum bernama Leo Budi Setia Raharjo, yang notabene bukan warga Desa Winong.
Bahkan setelah ditelusuri ternyata beberapa hal yang disampaikan oleh oknum tersebut terbantahkan. “Leo, itu bukan warga Desa Winong, setahu saya dia adalah direktur PT. Alam Bukit Gemilang (ABG) yang juga menambang di desa winong ,” kata Nur Wakhid yang merupakan Ketua Karang Taruna Desa Winong.

Read More
Baca Juga :  Anggaran Sosialisasi Dinilai Fantastis GMPK Surati Kominfo Kepri

Malah menurutnya PT ABG lah yang tidak jelas perizinannya. Tapi mengaku sudah berizin. “Sebagai warga kami tidak pernah tahu izinnya dari mana. Bahkan secara terang-terangan oknum tersebut sudah membohongi warga” tutur Nur Wakhi.

Keterangan serupa juga disampaikan Rokhani warga Winong. Ia menambahkan sebagai warga asli Winong, pihaknya tidak pernah mempermasalahkan kegiatan PT. PMB yang menambangi. Sebab PT PMB berperan aktif untuk berkomunikasi dengan warga.

“Bahkan masyarakat disini menjadi pekerja di PT PMB. Hal itu justru berbeda dengan aktivitas penambangan yang dilakukan Leo malah merupakan bentuk provokasi terhadap warga” tegasnya.

Warga lainnya, H Karyani menambahkan, Saat ini yang melaksanakan komitmen untuk membangun akses jalan untuk dusun Duren Desa Winong malah hanya PT PMB. “Sedangkan PT ABG tidak jelas kontribusinya untuk warga” jelasnya

Baca Juga :  Jaksa KD yang Terjaring OTT  Pernah Tangani Dua Kasus Korupsi Bernilai Fantastis

Dihubungi terpisah pihak PT PMB yang diwakili oleh Asfian SH mengatakan pihaknya yakni kepolisian dan Dinas ESDM Jateng bisa bijak menyikapi para pelapor yang justru terindikasi memprovokasi warga. Bahkan kami berterimakasih kepada Dinas ESDM dan Polres Kendal kalau sudah ada pembuktian bahwa ada aktifitas penambangan yg dilakukan oleh PT lain di Koordinat wilayah izin penambangan kami.

“Silakan dicek saja kementrian ESDM kan ada aplikasi Minerba One Map Indonesia ( https://geoportal.esdm.go.id/minerba/ ) wilayah ijin usaha pertambangan kami sudah ada di aplikasi tersebut,” tandasnya. (bud)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *