
MALANG– Hari ini KPUD membuka tahapan pendaftaran bagi para calon. Dua kandidat yang memanfaatkan hari pertama untuk mendaftar yakni Sanusi dan Didik Gatot Soebroto (SanDi) dan pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub).
Untuk mengamankan jalan acara ini, Polres Malang menurunkan 263 personil. Ratusan petugas ini akan bertugas hingga Minggu.
“Dalam kegiatan ini, kami menurunkan sekitar 263 personil untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif dan mengantisipasi hal-hal lainnya,” ungkap Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, Jumat (4/9).
Menurut Hendri, dari 263 personil tersebut, dirinya telah melakukan diploting penempatan personil gabungan dari jajaran Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Malang.
“Dari 263 personil tersebut, ada 37 personil yang diploting di Bawaslu, mereka PAM sidang gugatan Malang Jejeg yang juga masih digelar hari ini,” tandasnya.
Berdasarkan informasi, pada Hari Jumat (4/9) ini dijadwalkan dua bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang akan mendaftar ke KPU Kabupaten Malang, Jumat (4/9).
Bapaslon Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi), dikabarkan akan mendaftar ke KPU setelah Sholat Jumat.
Sedangkan pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) dikabarkan mendaftar pada Jumat ini sekitar pukul 15.00 WIB nanti
Pilkada Kabupaten Malang 2020 diperkirakan hanya diikuti dua pasang bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang. Keduanya yakni pasangan petahana SanDi dan penantangnya pasangan LaDup.
Bapaslon Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) diusung koalisi enam parpol yang memiliki keterwakilan dalam Legislatif, yakni PDI Perjuangan, PPP, NasDem, Demokrat, Gerindra, dan Golkar.
Sementara penantangnya Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) diusung koalisi PKB dan Hanura.





