
BLITAR, – Ancaman pandemi covid 19, tidak saja meneror orang dewasa. Sejak virus asal Cina ini melanda Indonesia, awal 2020, covid 19 juga menyasar anak kecil. Di Blitar, seorang anak dilaporkan merenggang nyawa terserang covid 19.
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Eko Wahyudi menyampaikan data terakhir total anak usia 0 – 11 tahun di daerah itu terpapar Covid-19 lebih dari seratus. Dari data ini lanjut Eko, seorang anak meninggal dunia.
“Ada satu anak meninggal dunia, pada Pebruari 2021 lalu,” kata Eko pada wartawan, Rabu (23/6).
Eko merincikan total anak yang terpapar covid berjumlah 115 anak. Dari jumlah tersebut lanjutnya 99 anak terpapar pada 2020, sementara 16 anak lainnya terpapar tahun ini.
“Sehingga total anak usia 0 – 11 tahun di Kabupaten Blitar yang terpapar Covid-19, sampai hari ini tercatat 115 anak, ujar Eko seraya menambahkan anak yang meninggal dunia atas nama ILF (8), asal Desa Slorok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
Bupati Blitar, Rini Syarifah menjelaskan sebagai upaya menekan penyebaran covid pada anak – anak pemerintah daerah setempat membentuk Satgas Cilik Protokol Kesehatan Covid-19 di setiap sekolah baik TK, SD dan SMP.
“Teknisnya, setiap kelas wajib ada dua Satgas Cilik Covid-19, yang tugasnya mengontrol dan mendisiplinkan teman – temannya,” ujar Rini.
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, minta pemerintah agar proses pembelajaran tatap muka (PTM) ditunda atau dijadwal ulang karena munculnya varian baru Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia.
Direncanakan PTM akan digelar pada 5 Juli 2021 namun meningkatnya Covid-19, sehingga masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.






