SNNU Bersama Kedai 97 Dorong Pemberdayaan Petani dan Pengembangan Ekonomi Pesisir di Bone

Snnu Bersama Kedai 97 Dorong Pemberdayaan Petani Dan Pengembangan Ekonomi Pesisir Di Bone
Agil selaku Ketua Wilayah SNNU Sulsel bersama dengan Asdar Marsuki, Wakil Ketua Wilayah SNNU Provinsi Sulawesi Selatan

BONE–Asdar Marsuki, Wakil Ketua Wilayah SNNU Provinsi Sulawesi Selatan, mengungkapkan upaya pemberdayaan petani dan pengembangan ekonomi pesisir di Kabupaten Bone melalui SNNU bersama Kedai 97. Asdar mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil dari kerjasama antara SNNU dan berbagai pihak terkait.

“Kami ini kebetulan tinggal di Makassar, tapi hampir setiap 2 minggu saya bersama Ketua SNNU masuk ke Bone. Misi kita itu sebenarnya tadinya melakukan reuni dengan teman-teman, tapi setelah itu cerita-cerita akhirnya kita berpikir bahwa ini harus ada sesuatu,” ujar Asdar.

Asdar, yang aktif di bidang bisnis dengan keterlibatan dalam perusahaan ekspor Indonesia dan asosiasi rumput laut Indonesia, juga turut berperan dalam mengajak petani-petani dan masyarakat pesisir untuk terlibat dalam upaya pengembangan ekonomi lokal.

“Jadi kita ada lahan pertumbuhan 17 hektar di daerah Barebbo sana sampai dengan Bajoe juga di Desa kemudian kita menghimpun hampir 3000-an petani. Kita ada dua gudang di Bone Bagaimana mencoba memberikan pemahaman tentang produk perikanan yang berbasis pasar kalau bisa kita ekspor,” paparnya.

Dengan sedang dibangunnya pelabuhan kontainer di Sibulue, Asdar melihat peluang besar bagi pengembangan bisnis di Bone. “Kita jadikan kedai 97 ini tempat seperti Learning Center yang membahas masalah budaya, agama, sosial, dan ekonomi. Kita coba ada yang kita bentuk sesuatu kembali ke kampung,” tambahnya.

Baca Juga :  Selama Bulan Puasa jam Kerja ASN Disesuaikan

Selain itu, Asdar juga mengajak teman-teman untuk terlibat dalam kegiatan sosial, bisnis, dan penelitian budaya. “Bagaimana menghimpun orang dan aspirasi dan teman-teman yang punya kemampuan di situ bisa mengisi gitu kan tentang sosial budaya ekonomi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Agil Mappatunru selaku Ketua Wilayah SNNU juga berbicara tentang pentingnya pendidikan dan pengembangan kewirausahaan. “Tentang kajian nanti ada Pak ustaz dari Lembaga Dakwah NU kita buat. Nanti kita akan kombinasi sering berdakwah ada juga sosial Mukmin,” tuturnya.

Melalui upaya kolaboratif ini, Agil dan timnya berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memajukan ekonomi lokal Kabupaten Bone.

Agil berbagi pandangannya tentang pentingnya kerjasama multisektoral dalam membangun komunitas dan masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan oleh komunitas tidak hanya berdampak positif secara langsung, tetapi juga memiliki potensi untuk memicu transformasi lebih besar.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan-kegiatan sosial merupakan cikal bakal dari pembentukan komunitas yang kuat dan berdaya, yang memiliki dampak positif tidak hanya bagi anggotanya tetapi juga untuk kota secara keseluruhan. Dia menyoroti pentingnya mengenalkan tempat-tempat seperti ini kepada masyarakat sebagai bukan hanya tempat untuk berkumpul atau ngopi, tetapi juga sebagai wadah untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan berpartisipasi dalam membangun daerah.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat TTU Menilai Kritik PMKRI terhadap Program Kuliah Gratis Tidak Berdasar

“Bagaimana Bone ke depan kita berpartisipasi membangun daerah kita, bukan hanya dari segi ekonomi, tapi juga dari sisi sosial, budaya, dan pemerintahan,” ungkapnya.

Dia menekankan bahwa komunitas harus melibatkan semua sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, pemerintahan, dan keamanan, untuk menciptakan kolaborasi yang holistik dalam pembangunan.

Ia juga mengkritik fokus yang terlalu terpecah dalam sektor-sektor tersebut, menyoroti pentingnya untuk belajar satu sama lain dan mengenali kebutuhan yang lebih mendasar. Dia menyerukan agar komunitas tidak melupakan saudara-saudara mereka yang membutuhkan upaya khusus, dan untuk bersama-sama membangun lingkungan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan pandangan yang inklusif dan komprehensif, Agil mendorong komunitas untuk menjalin kerjasama lintas-sektor yang kuat, demi menciptakan perubahan positif yang lebih besar dalam masyarakat. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts