Lombok, ZonaNusantara – Gelaran olahraga berskala nasional, POCARI SWEAT Run Lombok 2026, resmi berakhir dengan catatan kesuksesan yang impresif.
Berlangsung pada 11-12 Juli 2026, ajang ini sukses memadukan konsep sport tourism dengan keindahan ikonik Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.
Tahun ini, penyelenggara mengusung konsep inovatif bertajuk ‘Ultimate Dual Experience’, yang membagi rangkaian acara menjadi dua sesi dengan atmosfer berbeda untuk memberikan pengalaman lari yang tak terlupakan.
Pada hari pertama (11 Juli 2026), acara dibuka dengan Sunset Run yang menawan, berlatar pemandangan matahari terbenam.
Sesi ini semakin meriah dengan kehadiran kejutan dari Ariel NOAH yang mengendarai mobil balap berlivery POCARI SWEAT, serta ditutup dengan penampilan musik yang memukau dari grup band WALI.
Memasuki hari kedua (12 Juli 2026), para pelari disambut dengan kesegaran suasana matahari terbit.
Melengkapi pengalaman tersebut, penyelenggara memanjakan para pelari dengan suguhan kuliner serta memperkenalkan tradisi lokal khas Lombok tepat di garis finis.
Ajang ini mencatatkan sejarah baru dengan total 9.200 pelari dari 325 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
Penyelenggaraan ini membuktikan tingginya daya tarik sport tourism di Indonesia. Catatan capaian signifikan POCARI SWEAT Run Lombok 2026, tersebut ada sebanyak 9.200 pelari dari 325 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 persen peserta merupakan pelari dari luar wilayah Lombok. Momentum ini diperkirakan memberikan kontribusi perputaran ekonomi lokal mencapai sekitar Rp95 Miliar.
Kesuksesan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 mendapatkan apresiasi tinggi dari berbagai pemangku kepentingan.
Dari Pemerintah Pusat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Taufik Hidayat mengapresiasi perluasan budaya olahraga hingga ke wilayah Tengah dan Timur Indonesia.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, menyoroti efektivitas ajang ini dalam meningkatkan lama tinggal wisatawan dan menggerakkan UMKM lokal.
Sedangkan, Pemerintah Daerah melalui Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal menegaskan, bahwa kesuksesan acara ini membuktikan infrastruktur pariwisata NTB siap menggelar ajang internasional yang masif dan inklusif.
Di sisi lain, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Puspita Winawati, mengungkapkan bahwa acara ini dirancang untuk mendongkrak okupansi hotel melalui partisipasi pelari yang datang bersama keluarga.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, bangga bahwa sirkuit Mandalika dapat dieksplorasi secara kreatif sebagai The Ultimate Lifestyle Sportstainment Destination.
Selain para pejabat, kualitas manajemen lintasan dan ketersediaan hydration point yang melimpah juga menuai pujian dari atlet rekor marathon Asia Tenggara, Robi Syianturi, serta chef Arnold Poernomo.
Dalam rangkaian tahun ini, POCARI SWEAT telah menjadwalkan ajang POCARI SWEAT Run Indonesia 2026 dengan format hybrid terbesar yang akan berlangsung pada bulan September mendatang.






