Walikota Bandung Menghadiri Coaching Optimalisasi Secara Virtual

Walikota Bandung Menghadiri Coaching Optimalisasi Secara Virtual
Oded Muhammad Danial
Walikota Bandung Menghadiri Coaching Optimalisasi Secara Virtual
Oded Muhammad Danial

Jakarta,zonanusantara.com-Walikota Bandung, Oded Muhammad Danial menghadiri Coaching Optimalisasi Penilaian Mandiri Penerapan Sistem Merit (PMPSM) dengan KASN, secara virtual, melalui media video conference, Kamis (2/7).

Dalam sambutannya, Walikota Bandung, menekankan pentingnya sistem merit demi mewujudkan Reformasi Birokrasi.

“Sistem merit merupakan sistem yang mendasarkan kompetensi dan kinerja pegawai, penerapan sistem merit dalam pemerintahan sangat penting demi mewujudkan Reformasi Birokrasi” ungkap Oded.

Menurutnya sebagai wujud keseriusannya dalam menerapkan sistem merit di lingkungannya, pihaknya telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kota Bandung untuk mendukung penuh dan melaksanakan hasil verifikasi yang dilakukan oleh KASN.

“Penilaian Sistem Merit yang dilakukan oleh KASN sangat penting” ujar Oded.

Plt Kasubag Humas KASN Rizkynta Ginting dalam siaran persnya menjelaskan, Komisioner KASN Bidang Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah 2 Dr. Mustari Irawan M.P.A mengucapkan terima kasih atas kehadiran Walikota Bandung

Baca Juga :  Memperkuat Kepemimpinan Sekolah, Disdikbud TTU Sosialisasi SPMB Mendikdasmen 3 Tahun 2025

“Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh pihak yang hadir khususnya Bapak Walikota Bandung. Kami siap membantu dan selalu mendukung Kota Bandung dalam penilaian Sistem Merit”. Jelas Mustari.

Sementara itu, Asisten KASN Bidang Pengawasan Penerapan Sistem Merit Wilayah 2, Dr. Andi Abu Bakar menjelaskan, dari delapan aspek penilaian mandiri penerapan sistem merit, hanya tiga aspek yang dibahas pada kegiatan kali ini. Dari sub-sub aspek yang dinilai pada kesempatan ini, beberapa diantaranya sudah mendapatkan nilai empat.

“Pada Pemerintah Kota Bandung sudah terdapat aplikasi Kepegawaian yang terkoneksi dengan SAPK, sub aspek ini saya rasa sudah layak mendapat nilai 4” jelas Abu.

Komisioner KASN Dr. Mustari Irawan M.P.A, memuji Pemerintah Kota Bandung yang telah memiliki Lembaga Asesmen sendiri ketimbang Kota dan Kabupaten lain.

Baca Juga :  Puluhan Tanaman Jeruk di Tanah Kas Deaa di Rusak Orang Tak Dikenal

“Kota Bandung telah memiliki Lembaga Asesmen sendiri, padahal yang biasanya memiliki adalah tingkat Provinsi’. ungkap Mustari

Menurut Mustari, apabila Pemerintah Kota Bandung dapat memperoleh nilai baik pada aspek ketiga yaitu pengembangan karir, maka Pemerintah Kota Bandung dapat dikecualikan dari melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi dan diganti dengan menggunakan manajemen talenta.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts