
KUPANG,— Harry Aleksander Riwu Kaho, resmi menjabat Direktur Utama Bank NTT. ia dilantik Gubernur Viktor Laiskodat untuk menahkodai bank berplat merah ini, masa bakti 2020-2024,
Pelantikan jabatan Dirut berlangsung dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) setelah ada keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kamis (23/10)
Alex Riwu Kaho, mengatakan, angka kredit Bank NTT hingga Juni 2020 mencapai Rp 30,50 miliar.
“Artinya, saat ini angka kredit pada Bank NTT telah mencapai Rp 10,24 triliun. Dari jumlah itu angka kreditnya naik hingga Rp 30,50 miliar,” katanya.
Angka kredit katanya tercatat sebesar Rp10,24 T atau naik sebesar Rp 30,50 M dari posisi Desember 2019,” katanya.
Alex menjelaskan, komposisi kredit ini masih didominasi oleh pertumbuhan Kredit Konsumsi sebesar 73.99 persen, diikuti oleh pertumbuhan Kredit Modal kerja sebesar 20,09 persen dan Kredit Investasi dengan sumbangsih sebesar 5,92 persen.
Dengan peningkatan ini, lanjut Alex, maka total aset Bank NTT per 31 Desember 2019 tercatat sebesar Rp 14, 52 Triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 3,30 Triliun, dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yaitu sebesar Rp 11,22 T.
Dan sampai dengan posisi Juni 2020 posisi Asset tercatat sebesar Rp 16,8 atau naik sebesar Rp 2,33 T dari realisasi 31 Desember 2019.





