Banser Disiagakan Jaga Gereja, Polres Malang Pastikan Aman.

Banser Disiagakan Jaga Gereja, Polres Malang Pastikan Aman.
AKBP Hendri Umar (Toski D)
Banser Disiagakan Jaga Gereja, Polres Malang Pastikan Aman.
Akbp Hendri Umar (Toski D)

MALANG, Barisan ansor serba guna (Banser) disiagakan dalam pengamanan gereja – gereja di Malang. Keterlibatan pemuda NU dalam menjaga gereja setiap perayaan Natal maupun Paskah bukan kali ini saja. Banser dan Ormas Islam lainnya bersama aparat keamanan dilibatkan untuk ikut menjaga keamanan di gereja saat upara perayaan misa berlangsung

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar akan memerintahkan jajarannya untuk melakukan pengamanan di sejumlah gereja di Kabupaten Malang ketika ada agenda ibadah, yang terdekat, yakni ibadah memperingati wafat Isa Al-Masih Jumat (2/3) mendatang.

“Pada saat itu kami akan siapkan pengamanan lintas sektoral seperti akan ada bantuan dari Banser, Pemuda Pancasila, dan kami juga akan berkoordinasi dengan pihak gereja terkait kemanan ini,” ucapnya.

Baca Juga :  SMPK Adisucipto Gelar Pentas Seni

Untuk itu, lanjut Hendri, dirinya memastikan pelaksanaan ibadah pada hari Jumat depan di Gereja di Kabupaten Malang berjalan aman.

“Para jamaah tidak perlu khawatir, kami pastikan keamanan di Kabupaten Malang tetap terjaga,” tegasnya.

Terpisah, Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr. Umar Usman mengatakan, selain kepolisian, anggota Banser akan ikut melakukan penjagaan di gereja yang ada di Kabupaten Malang.

“Setiap gereja akan dijaga 10 sampai 20 anggota Banser. Kami juga akan koordinasi dengan pihak gereja, dimana saja yang boleh kami jaga. Kan biasanya ada tempat yang tidak boleh dimasuki. Itu kami koordinasikan dulu jaganya di mana,” katanya.

Selain itu, lanjut Umar, PCNU Kabupaten Malang sudah melakukan deteksi dini di Kabupaten Malang paska kejadian ledakan yang diduga dari teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu.

Baca Juga :  SD Inpres Gaya Baru Luput Dari Perhatian Pemkab Bone

“Ada beberapa aliran-aliran yang Intoleransi dan tidak bisa berhubungan dengan yang beda itu seperti di Kecamatan Lowokwaru (Kota Malang) dan Dau, disitu daerah-daerah yang subur aliran intoleran,” tukasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts