Home Berita BMKG Masih Menyelidiki Suara Dentuman di Malang

BMKG Masih Menyelidiki Suara Dentuman di Malang

Ketua Pusat Studi Kebumian dan Kebencanaan Universitas Brawijaya, Prof. Adi Susilo, Ph.D. (Toski D).

MALANG,- Suara dentuman menghebohkan warga Malang. Suara misterius menyerupai suara ledakan atau tumbukan tersebut terdengar berkali-kali sekitar Selasa (2/2) pukul 23.40 WIB, kini masih diselidiki Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang, Mamuri mengatakan pihaknya telah mendapatkan laporan tentang suara dentuman tersebut, namun dirinya belum bisa memastikan sumber suara dentuman misterius tersebut.

“Dari monitor rekaman sensor kami tidak mencatat adanya anomali seismik dalam rentang waktu terdengarnya suara dentuman itu, suara dentuman itu entah dari mana,” ucapnya, saat di konfirmasi awak media, Rabu (3/2).

Menurut Mamuri, suara dentuman misterius itu bisa saja berasal dari erupsi gunung. Akan tetapi, dirinya tidak bisa memastikannya.

“Bisa saja dikarenakan itu (erupsi, red), kalu malam kan suasana hening,” jelasnya

Untuk memastikannya, lanjut Mamuri, dirinya akan melakukan penelusuran lebih lanjut, lantaran petugas BMKG Stasiun Geofisika tidak mendengar adanya suara dentuman misterius tersebut.

“Kami kami masih mencari tahu sumber suara dentuman misterius tersebut,” tukasnya.

Guru Besar Geofisika Universitas Brawijaya (UB), yang juga Ketua Pusat Studi Kebumian dan Kebencanaa, Adi Susilo menduga suara dentuman misterius itu bukan karena gempa bumi atau aktivitas gunung api.

“Saya sudah komunikasi dengan kepala BMKG Karangkates, jika saat terjadinya dentuman itu tidak berasal dari bawah permukaan bumi, itu berdasarkan dari data seismik,” ungkap Adi.

Menurut Adi, suara dentuman misterius tersebut diduga berasal atas permukaan tanah, karena jika kejadian berasal dari bawah permukaan tanah akan tercatat oleh alat seismo meter.

“Dentuman itu dimemungkinan sumbernya dari atas permukaan, tapi masih diteliti. Sepertinya sih aktivitas manusia di atas permukaan,” jelasnya.

Akan tetapi, lanjut Adi, dirinya tidak bisa memberi istilah yang yang pasti terkait fenomena suara dentuman misterius tersebut, lantaran belum mendapatkan referensi tentang kejadian seperti itu.

“Saya belum bisa memastikannya, sepertinya itu aktivitas manusia, itu (Suara dentuman, red) terjadi di atas permukaan bumi, ya tidak harus di langit sana ya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, suara dentuman misterius tersebut, terjadi sejak Selasa malam (2/2) sekitar pukul 23.40 WIB, menghebohkan warga di Malang Raya. (Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu) Jawa Timur.

Sejumlah rumah, di wilayah Malang Raya kacanya dikabarkan retak. Hingga kini BMKG dan pihak terkait masih menyelidiki peristiwa ini.

 

 

 

 

 

 

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU