Diduga Ada Intervensi, LSM ProDesa Ragukan Independensi Pansel Kepala OPD

Diduga Ada Intervensi, Lsm Prodesa Ragukan Independensi Pansel Kepala Opd
Ahmad Kusaeri
Diduga Ada Intervensi, Lsm Prodesa Ragukan Independensi Pansel Kepala Opd
Ahmad Kusaeri

MALANG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ProDesa, mensinyalir ada intervensi pihak tertentu terhadap panitia seleksi (Pansel) Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) untuk mengisi sejumlah jabatan yang ada.

Koordinator Badan Pekerja LSM ProDesa, Ahmad Kusaeri, mengatakan ada dugaan tiga pejabat penting di daerah itu intervensi Pansel. Aktivis ProDesa ini tidak menyebut tiga pejabat penting yang dimaksud. Namun dengan dugaan itu, Ahmad Kusaeri mengaku ragu atas hasil seleksi Pansel.

“Pansel menyeleksi ASN untuk Kepala OPD diduga tidak independen, dan, itu menyulitkan Pansel dalam menentukan siapa yang pantas menduduki Kepala OPD,” ungkap Ahmad Kusaeri, Minggu (29/5).

Pansel saat ini sedang melakukan seleksi lelang jabatan untuk sejumlah pejabat untuk mengisi jabatan pada 13 OPD yang saat ini dijabat pelaksana tugas. Dinas dinas itu antara lain, Satpol PP, Bakesbangpol, Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Diskominfo, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Baca Juga :  Survei Ungkap Potensi Politik Uang di Bone, Bawaslu: Mari Cegah Bersama

Dari jumlah tersebut tiga jabatan OPD lainnya yang mengalami kekosongan itu akan dilakukan lelang terbuka bagi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) tahap dua, yaitu Kepala DPKPCK, Dir. RSUD Kanjuruhan, dan Staf Ahli Bupati.

Ahmad Kusaeri, menegaskan meragukan hasil seleksi tersebut jika panselnya tidak independen. Meski demikian ia tidak menjelaskan dugaan intervensi itu seperti apa.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts