DLH kota Malang Terus Berinovasi Lestarikan Pohon

Dlh Kota Malang Terus Berinovasi Lestarikan Pohon
Foto ist

Malang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang  teeus melakukan Inovasi guna menjaga kelestarian pohon. Salah satunya mengidentifikasi jenis pohon dengan cara implementasi digitalisasi.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (Kabid RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra mengatakan tersebut dinamakan KIPOP (Kartu Identitas Pohon Penghijauan) yang memiliki tiga warna sebagai sarana mengenalkan nama dan kondisi jenis pohon.

Menurutnya, KIPOP memiliki barcode dan warna penanda. Dimana warna putih yakni kondisi pohon sehat, warna merah kondisi pohon tidak sehat dan warna kuning kondisi pohon sedang dalam pantauan tim DLH Kota Malang.

“Warna putih itu sehat, merah tidak sehat dan kuning dalam pemantau tim DLH. Fungsinya sebagai bentuk komunikasi dari DLH Kota Malang kepada masyarakat,” ucap Laode, Jum’at (2/8/2024).

Baca Juga :  Dari Bone ke Nasional, Kisah Sukses Naura Sabaruddin Siswa SMPN 1 Watampone di OSN Matematika

Dengan inovasi baru ini, Laode berharap masyarakat bisa mengenali jenis pohon. Selain itu, masyarakat juga diharap agar melihat lebih dulu warna penanda dari pohon.

“Sebelum melaporkan untuk perapian atau perempesan pohon, diharapkan masyarakat untuk mengecek warna dari kartu KIPOP ini,” terang Laode.

Dari lima kecamatan yang ada di Kota Malang, hampir seluruh pohon sudah teridentifikasi. Totalnya hampir mencapai tiga ribu pohon, namun yang telah masuk dalam KIPOP kurang lebih sekitar tiga ratus pohon.

“Yang sudah teridentifikasi di lima kecamatan hampir tiga ribu pohon, yang masuk dalam inovasi ini sekitar tiga ratusan. Namun, kami terus mengupayakan pendataan dan penginputan kartu barcode setiap hari,” beber Laode.

Baca Juga :  Selama Bulan Puasa jam Kerja ASN Disesuaikan

Laode menyebut target DLH Kota Malang untuk melakukan identifikasi jenis pohon masih akan meluas. Pohon yang ada di jalan protokol hingga pohon yang ada di hutan kota Malabar menjadi tujuan identifikasi selanjutnya.

“Targetnya meluas, seperti pohon yang masuk gang itu. Dan pohon-pohon yang ada di hutan kota,” tukasnya.

 

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts