Gotong Royong Warga Aplasi Bangun Jembatan Beton Berkat Inisiatif Anggota DPRD TTU

Gotong Royong Warga Aplasi Bangun Jembatan Beton Berkat Inisiatif Anggota Dprd Ttu

KEFAMENANU,- Semangat Gotong royong kembali hidup di Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Warga bersama tokoh masyarakat, pemuda, dan pemerintah kelurahan bergandeng tangan membangun satu unit jembatan beton yang sangat dinantikan, berkat inisiatif Anggota DPRD TTU, Florentius Sonbay, ST.

Pengerjaan jembatan beton sepanjang 12 meter ini hampir rampung setelah berlangsung sekitar satu bulan. Pada Sabtu, 26 April 2025, puluhan warga terlihat antusias melanjutkan pengecoran beton secara swadaya.

Florentius Sonbay, politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang turut hadir di lokasi, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini bermula dari hasil reses awal Maret lalu. Dari pertemuan tersebut, terungkap kebutuhan mendesak warga akan akses penghubung yang layak antara Kampung Baru dan Nefomasi.

“Dari reses, kami mendengar langsung keluhan warga. Karena itu saya berinisiatif untuk mendorong pembangunan jembatan ini dengan swadaya dan gotong royong bersama warga,” ujar Florentius, Anggota DPRD TTU dua periode.

Baca Juga :  HMI STIH Pengayoman Gaet Majelis Ta’lim Cellu, Gelar Lomba Rakyat Dari Anak-anak hingga Orang Dewasa, Bersatu Rayakan HUT RI Lewat Lomba Tradisional

Ia menekankan, kehadiran jembatan ini sangat vital untuk akses menuju sekolah, pasar, perkantoran, serta pertanian. Apalagi saat musim hujan dan banjir, warga kerap terisolasi karena tidak adanya jembatan yang memadai. Menariknya, seluruh proses pengerjaan dilakukan secara kolektif.

Lurah Aplasi, Yuven Bone, mengungkapkan bahwa pembangunan ini melibatkan 6 RW dan 20 RT di wilayahnya. Warga bekerja bergiliran, membawa material, hingga membantu pengecoran beton tanpa pamrih.

“Pekerjaan ini sungguh luar biasa. Semua unsur masyarakat terlibat aktif. Semangat gotong royong ini membuktikan bahwa dengan kerja sama, kita bisa mewujudkan kebutuhan masyarakat,” kata Yuven.

Ketua RT 18, Guido Giri, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat warganya.

Baca Juga :  Muscab IV APDESI Bone, Momentum Mengayomi dan Menyatukan Kepala Desa

Menurutnya, jembatan ini meskipun hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki, sudah sangat mempermudah aktivitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian dan menunjang akses pendidikan.

“Kami merasa diperhatikan. Ini bukan sekadar janji, tetapi nyata. Pak Florentius menunjukkan bahwa kolaborasi antara wakil rakyat dan warga bisa membuahkan hasil,” ujar Guido penuh antusias.

Florentius Sonbay sendiri berkomitmen terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah pemilihannya.

Ia berharap semangat gotong royong yang tercipta dalam pembangunan jembatan ini bisa menjadi contoh nyata bagi kolaborasi warga dan pemerintah dalam pembangunan di masa depan.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts