Harga Gas Elpiji 3 KG Tembus Tembus Rp 30.000

Harga Gas Elpiji 3 Kg Tembus Tembus Rp 30.000

BONE, Zonanusantara.com– Harga gas elpiji ukuran 3 kg di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, tembus Rp30.000 per tabung dalam sepekan terakhir. Kenaikan ini dipicu kelangkaan pasokan di sejumlah pangkalan dan kios.

Kelangkaan tersebut membuat warga resah. Selain sulit didapat, harga elpiji subsidi itu kini jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Di beberapa kios dan pangkalan di Kabupaten Bone, harga LPG 3 kg bervariasi. Namun mayoritas sudah berada di atas HET dan memberatkan masyarakat.

“Biasanya saya beli Rp21.000 sampai Rp23.000, sekarang sudah Rp30.000. Lumayan berat buat kami, apalagi kalau kebutuhan rumah tangga lagi banyak,” ujar Ibu Suri, warga salah satu perumahan BTN, Jumat (1/8).

Baca Juga :  Kasus Pengeroyokan Viral Polisi Amankan Pelaku

Keluhan serupa disampaikan Asri, penjual nasi kuning di Jalan Poros Bone – Makassar. Ia mengaku terbebani dengan kenaikan harga gas 3 kg dan berharap kelangkaan segera diatasi agar harga kembali normal.

“Sepertinya beberapa pangkalan/penjual sengaja memanfaatkan kelangkaan gas ini dengan menaikkan harganya,” ungkap Asri, warga Kelurahan Macege, Bone.

Sejumlah pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku terpaksa menaikkan harga karena pasokan tersendat sementara permintaan tinggi.

“Saya juga bingung Pak. Biasanya gas jualan saya bisa bertahan 3 sampai 5 hari. Tapi dua minggu terakhir ini, setiap datang gas selalu ludes dalam hitungan jam,” jelasnya.

Meningkatnya permintaan juga terjadi karena di beberapa kecamatan dan desa di Bone, petani mulai memanfaatkan gas elpiji 3 kg sebagai bahan bakar alternatif pengganti bensin atau Pertalite untuk mengoperasikan mesin pompa air mengairi sawah.

Baca Juga :  KPK Tegur Pemkab Malang Soal Anggaran Makan Minum yang Tidak Rasional

Kondisi ini menambah beban rumah tangga miskin yang menjadi sasaran utama subsidi elpiji 3 kg. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina maupun Pemkab Bone terkait langkah penanganan kelangkaan dan pengawasan harga di lapangan. (Subaer)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts