IBU Sambut Maba Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Ibu Sambut Maba Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Foto : Toski D
Ibu Sambut Maba Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Foto : Toski D

MALANG – Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Budi Utomo menerima mahasiswa baru (Maba) yang ikut Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka Angkatan 1 Tahun 2021,

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini merupakan Program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dalam Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) angkatan 1 tahun 2021 ini, IBU menerima 200 mahasiswa dari 17 Universitas yang ada di Indonesia, secara Hybrid yang digelar di Musium Panji, Jalan Raya Bangilan, Dusun Ringin Anom, Desa Slamet, Kecamatan Tumpang, Rabu (27/10).

Penyambutan Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini dimeriahkan dengan tari-tarian daerah yang dibawakan oleh mahasiswa asal daerah masing-masing di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor IBU Dr H Nurcholis Sunuyeko, MSi, menyampaikan, program Pertukaran Mahasiswa Merdeka ini merupakan momen yang sangat baik sebagai tindak lanjut pelaksanaan merdeka belajar dan kampus merdeka.

Baca Juga :  Komunitas GTT Pamekasan Berbagi Berkah di Bulan Suci Ramadan

“Momen ini sangat bagus, program ini sangat cocok dengan keinginan kita (IBU) pada tahun-tahun sebelumnya yang menngiginkan belajar yang merdeka meskipun tetap masuk atau tetap dibingkai dengan kepatuhan akademik dan tetap dibingkai dengan kepatutan intelektual,” ucap Nurcholish.

Nurcholis menjelaskan, dengan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Belajar Kampus Merdeka ini IKIP Budi Utomo teris berusaha untuk memberikan nuansa yang lain meskipun proses akademik, proses ilmiah dan capaian pengetahuan itu sering dikonotasikan selalu menggunakan aspek reset, aspek fisik dan aspek nalar dikonotasikan sebagai sesuatu yang sangat serius.

“IBU saat ini sedang mencoba untuk mensinkronkan, dan mengharmonisasikan antara pikiran dan rasa sebagai pintu gerbang untuk menuju kebahagiaan meskipun untuk menuju kebahagiaan itu harus melalui beberapa rintangan, itu ada kaitanya dengan kegiatan akademis yang formal yang harus dikembangkan dan dikemas, diselaraskan, diharmonisasikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Disaksikan Rohaniawan Bupati TTU Lantik 12 Pejabat Eselon II

Lebih lanjut, tambah Nurcholish, ditengah pandemi Covid-19 ini, IBU mencoba untuk mengenalkan proses belajar yang akan diselenggarakan dengan keharmonisan dalam pikiran dan rasa agar dapat meningkatkan Person In Charge (PIC)

“Untuk mendukung itu semua, diperlukan kerja keras untuk mengharmonisasikan yang intelektualit tinggi, dan kualifikasi pendidikan supaya memiliki rasa bertanggung jawab yang tinggi,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts