
Oleh : Roni Bala Naisali
Penulis filosofi ini adalah salah satu teman saya dari group Ziglar Legacy Certified International for the public speaking. Namanya David Kuffman.
Filosofinya yang dituangkan dalam kombinasi antara sebuah pernyataan ” Jika anda tidak bekerja pada diri sendiri…”dan sebuah pertanyaan ” Siapa yang akan?” Memiliki makna yang sangat dalam, dalam merenungkan kehidupan pribadi kita masing – masing.
Kebanyakan kali, mungkin kita lebih memusatkan pikiran kita kepada orang lain atau hal – hal lain di luar pribadi kita yang berada di sekeliling kita, dan sama sekali melupakan potensi yang berada di dalam diri kita. Bahkan kita lupa dan tidak menyadari potensi kita sendiri. Fakta ini, yang harus dipelajari, dipahami, dan dibagikan kepada sesama agar semua orang bisa memahami potensi dan the power ( kekuatan) diri.
Untuk bisa dapat diketahui bahwa semua orang memiliki potensi, memiliki kekuatan yang luar biasa hebatnya tapi sangat disayangkan karena diri sendiri, pribadi sedniri yang menahannya, yang memenjarakannya, yang menyembunyikannya.
Semua manusia memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 12 bulan atau 365 hari setahun.
Semua orang memiliki berat otak yang sama. Mengapa di sana hanya terdapat sekelintir orang yang hidup makmur, kaya, happy dan berkelimpahan ?? Di sinilah yang harus kita renungkan dan menjawab pertanyaan dengan sejujur-jujurnya. Jika tdk temukan jawabannya, cari tau dari teman atau mereka yang hebat dan dengarkanlah mereka maka anda akan menemukan jawabannya. Jika anda tidak temukan orang yang tepat, anda bisa mencarinya dari buku-buku bacaan pengembangan diri atau anda juga bisa membaca Kitab Suci dan anda bisa dapat menemukan jawabannya. Anda juga bisa menemukan jawabannya melalui mengahadiri seminar-seminar motivasional tentang pengembangan diri. Di sana anda bisa menemukannya.
Pertanyaannya, maukah anda berusaha….dan berusaha untuk mengetahuinya ? Ataukan membiarkan kehidupan dan waktu hidupmu berlalu begitu saja ? Ataukah anda sudah puas dengan apa yang ada atau yang penting sehari bisa makan dan bisa minum ? Ataukah yang penting kebutuhan pokok sehari-hari terpenuhi ?
Kita harus mengingat bahwa waktu kita sehari lewat itu artinya waktu sehari telah ditelan bumi dan saat atau momen sehari yang harus dimanfaatkan telah berlalu dan tidak akan kembali lagi untuk selamanya. Dan kesempatan sehari kita juga telah pergi, telah tiada dan telah berkurang. Kita bisa mendapatkan tambahan barang lain tetapi sayangnya kita tidak bisa menambahkan waktu.
Dengan semua fakta yang ada : bahwa kita bisa mengembangkan diri, kita bisa focus pada diri sendiri utk tingkatkan value diri kita entah itu pengetahuan, entak iman, entah financial, entah hidup bersosialisasi, entah keharmonisan keluarga atau entah itu kesehatan atau entah itu karakter atau entah itu keterampilan kerja. Bila kita sadari akan keterbatasan diri maka disitulah kita harus fokus utk kembangkan kekurangan-kekurangan tersebut.
Semuanya itu akan terjadi bila kita memiliki kemauan dan keinginan untuk berubah atau mengubah kehidupan yang sekarang menjadi kehidupan yang lebih baik ke depan.
Perubahan hidup kita tidak akan terjadi bila kita sendiri tidak ingin untuk mengubahnya. Talenta sdh ada, petensi sudah ada, kekuatan sudah ada. Sekarang tinggal kemauan untuk mengambil tindakkan utk mengubahnnya.
Siapa yang mau mengubah keadaan hidup sekarang ?? Jangan malu-malu menjawab walaupun jawaban dalam hati. Harus jujur dalam jawaban itu. Kalau mau berubah dan kalau mau mengubah diri maka anda harus memulai memperhatikan diri dan mulai memulai meningkatkan valuenya dengan merenung, belajar, membaca, mendengar orang2 positif, orang2 hebat dan hadiri seminar-seminar. Maka anda akan menemukan apa yang anda inginkan yaitu akan muncul dalam sebuah ide.
Bila anda memulai mengubah diri maka segala sesuatunya juga akan ikut berubah.






