
MALANG – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Malang, peringati Milad ke-21 dengan memberikan santunan kepada 50 perwakilan anak yatim dari empat panti asuhan yang ada di Malang, Jawa Timur.
Pembina MES Malang, Prof M Bisri mengatakan dalam kegiatan Milad ke 21 MES ini, sebagai ucap syukur mengundang para anak yatim. Hal itu sesuai dengan syariat islam bahwa untuk merangkul para anak yatim.
“Sekarang kita yang beragama islam ya kalau tidak bisa mengangkat anak asuh, ya kita memberikan santunan pada anak yatim. Intinya mengikuti sunnah rasul,” ucapnya, saat ditemui di Rumah Makan, Ocean Garden (OG) Jalan Stasiun, Kota Malang, Jumat (27/8).
Prof Bisri berharap ke depan MES bisa lebih membumi dan dikenal oleh kalangan luas. Untuk itu, selain memberikan santunan, MES Malang juga melakukan sosialisiasi tentang Self Declare untuk sertifikasi halal bagi UMKM, agar mereka bisa mendapatkan sertifikasi halal yang bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat, khususnya di Malang.
“Waktu itu, yang ikut sekitar 400 an. Itu masih jauh, harusnya puluhan ribu. Kalau targetnya ya setidaknya ada 2.000 UMKM yang bisa mendapatkan sertifikasi halal,” jelasnya.
Prof Bisri mengakui, jika MES Malang memang masih kurang disosialisasikan, namun jika masif dilakukan, maka para UMKM akan mengerti tentang kemudahan dalam melakukan sertifikasi halal, jelas mereka sangat bersyukur dan senang.
“Begitu tahu, senang mereka. Sistem yang kita bangun kan juga simple. Jadi rencana kita juga akan merambah ke Kota Batu, karena UMKM disana juga banyak,” terangnya.
Sementara itu, Ketua MES Malang, Makhrus Sholeh mengatakan, pemberian santunan ini sebagai ucap syukur dengan berdirinya MES selama 21 tahun, dan berbagai manfaat bagi mereka.
“Milad ini sekaligus bertepatan dengan Muharram. Jadi kita berbagi kepada anak yatim. Karena pandemi, kita menggelar dengan sederhana ada hanya beberapa perwakilan saja,” katanya Makhrus.
Selain itu, lanjut Makhrus, di Milad ke-21 MES tahun ini, dirinya juga menargetkan sebagaimana program yang telah diinisiasi untuk mempermudah para UMKM menerima serifikasi halal untuk bisa ditingkatkan dan kembali menyebar.
“Saat ini ada 40 pengurus dan 100 anggota (UMKM). Itu belum semua dapat sertifikasi halal. Ya kita targetkan dalam satu bulan (September) bisa selesai semua sertifikasi halalnya,” Makhrus mengakhiri.





