Mundur dari Jabatan Direktur PT BWR Reza Minta Maaf

Mundur Dari Jabatan Direktur Pt Bwr Reza Minta Maaf
M. Reza Januar (Foto Agus Susanto
Mundur Dari Jabatan Direktur Pt Bwr Reza Minta Maaf
M. Reza Januar (Foto Agus Susanto)

KOTA BATU- Mohammad Reza Januar, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Direktur PT Batu Wisata Resource ( BWR), Batu, Jawa Timur.
Selain alasan keluarga, namun hengkangnya Mohammad Reza Januar, ditengarai masalah aset perusahaan yang masih dikuasai pejabat terdahulu.

Kepada awak media, ia membeberkan alasan utamanya adalah fokus kepada keluarga, dan ingin mengelola perusahaan keluarga, setelah sang ayah meninggal.

” Yang pasti benar memang alasan saya adalah keluarga.Terutama setelah meninggalnya ayah saya. Disini harus balik lagi mengurus perusahaan keluarga, Itu yang pertama,” kata Reza, Senin, (14/02).

Dengan sikapnya memutuskan mundur dari jabatan direktur, Reza demikian ia disapa, memohon maaf kepada masyarakat batu, dan juga pemerintah kota setempat.

“Saya mohon maaf atas nama pribadi dan atas nama keluarga,” ucap Reza.

Jika dihitung mundur, Reza menjabat direktur pada perusahaan milik Pemkot Batu, sejak September 2021. Dalam masa jabatan yang kurang dari satu tahun tersebut dirinya mengaku menemukan setumpuk persoalan yang melilit perusahaan tersebut. Salah satunya, utang piutang milik perusahaan yang ditinggalkan pendahulunya.

Baca Juga :  bank bjb Manjakan Pecinta Kegiatan Outdoor di DigiCash OutFest 2022

Selain itu saat pertama menjabat lanjutnya, perusahaan hanya memiliki uang tunai Rp 35 juta, serta direkening tabungan senilai Rp 150 juta. Sementara sisa aset milik perusahaan yang harus dipertanggungjawabkan pejabat lama jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

“Ini salah satu klausal dalam RUPS bahwa urusan hutang piutang dan permasalahan aset dan juga yang lain sebagainya masih berkaitan dengan direksi yang lama,”papar dia.

Dijelaskan, perjanjian kepihak ketiganya, lebih dari Rp 3,8 miliar . Bahkan misalnya kalau dihitung dengan bagi hasilnya mencapai Rp 5 miliar. Aset lain sambung dia, berupa toko rakyat, di Sidomulyo, yang memiliki aset barang jika dinominalkan berkisar Rp 40 hingga Rp 50 juta dan bengkel motor di Jl Kartini Kota Batu.

Baca Juga :  Mantan Anggota DPRD Pimpin Kadin TTU

Reza menegaskan, persoalan aset dan keuangan perusahaan yang menjadi tanggung jawab pejabat terdahulu, hingga kini belum ada penyelesaiannya.

Persoalan lain, jumlah karyawan BWR terus berkurang dari delapan orang tersisa enam orang. Meski karyawannya sedikit namun gaji yang diterima tidak berjalan normal. Ia bersama stafnya bertahan dengan menghabiskan dana senilai Rp 35 juta.

Lebih miris lagi ungkap Reza sejak menjabat pada Mei 2021 hingga Desember, sekitar lima bulan, hanya terima gaji sebanyak dua kali. (Agus Susanto)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts