
Jakarta, zonanusantara-com– Doktor Stefanus Sio akhirnya terpilih sebagai rektor Universitas Timor (Unimor) di Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam pemilihan tahap kedua yang melibatkan Kementerian Perguruan Tinggi (Dikti), Senin (22/6), putra kelahiran Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) itu meraih 16 suara. Ia mengalahkan dua pesaingnya, Prof Sirilius Bere meraih tiga suara dan Dr. Berndete Barek memperoleh dua suara.
Kemenangan kontestasi tersebut merupakan kali kedua. Sebelumnya, pada pemilihan tahap pertama tingkat Senat Unimor, Doktor lulusan Fakultas Peternakan Udayana Denpasar itu menang mutlak.
Kala itu, dari 14 suara senat, Dr Stefanus meraih 11 suara. Sisanya untuk Prof Sirilius. Sedangkan kandidatnya lainnya nihil suara.
Dihubungi melalui ponsel dari Jakarta, Doktor Stefanus mengatakan segera melakukan pembenahan internal kampus. Di antaranya, melaksanakan akreditasi institusi dan program studi.
Selain itu juga pengurusan jabatan fungsional dosen.
“Hal yang terakhir kompetensi dosen yang ingin melanjutkan program S3 maupun sertifikasi wajib, fasih berbahasa Inggris,” kata Rektor Unimor yang baru terpilih itu, Selasa (23/6).
Ia menjelaskan hal tersebut merupakan program jangka pendek yang segera dilaksanakan setelah dirinya dilantik menjadi rektor Unimor.
“Saya akan fokus pada program pengembangan SDM dan juga infrastruktur kampus,” ujarnya.
Alumnus SMA Seminari Lalian Atambua, ini juga menegas, kompetensi dosen terkait bahasa Inggris dan publikasi, akan mempermudah para dosen dari kampus tersebut untuk melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi, yakni program doktor (S3).
Tentang realisasi dari pelaksanaan program tersebut, lulusan Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang, ini mengaku masih menunggu pelantikan dirinya sebagai rektor Unimor.
“Pelantikan masih menunggu dari Kementerian Perguruan Tinggi,” pungkasnya.






