KEFAMENANU,- Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kefa Mnanu telah diresmikan Direktur UT Kupang di Jl. Kirab Remaja, Kelurahan Aplasi, Kabupaten TTU, Jumat, (18/10/2024).
Direktur UT Kupang, Drs. Ajat Sutrajat, M.Pd. mengatakan Peresmian SALUT Kefa Mnanu merupakan yang ke-23 dari 60 SALUT yang ada di Propinsi Nusa Tenggara Timur, untuk mempermudah pelayanan mahasiswa supaya lebih gampang, aman dan efisien.
“Alhamdulillah baik S1, S2 maupun S3 melakukan pendaftaran di SALUT Kefa Mnanu. Mereka tidak perlu lagi ke Kupang,” ungkapnya.
Ia berharap SALUT Kefa Mnanu mulai melebarkan sayap di seluruh pelosok TTU, sehingga masyarakat bisa kuliah di UT dengan harga terjangkau dan kualitas internasional.
“Pak Jhon semoga mulai melebarkan sayap menjaga amanah ini,” pintanya kepada kepala SALUT.
Ia menambahkan, jumlah mahasiswa UT Propinsi NTT saat ini terbanyak di Indonesia bagian Timur yakni 13.356 mahasiswa. Melebihi Ambon, Sorong, Papua, Makassar, Majene, Kendari dan Nusa Tenggara Barat.
“Jumlah ini melampaui harapan UT Pusat Jakarta yakni 2000 mahasiswa. Ini sesuatu yang luar biasa.”
Selanjutnya kepala SALUT Yohanes Taus, S.Ag., S.Sos menyampaikan, inspirasi mendirikan SALUT Kefa Mnanu adalah dari nama Kefa Mnanu. Kefa artinya jurang, Mnanu artinya dalam. Jadi Kefa Mnanu artinya jurang yang dalam.
“Saya mau mengangkat masyarakat TTU keluar dari jurang kemiskinan dan kebodohan. Supaya muncul ke permukaan menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Pihaknya akan terus mempromosikan program-program bidang studi di UT ke seluruh pelosok Kabupaten TTU dan sekitarnya untuk menarik masyarakat.
Selain itu juga membuat terobosan dengan mewajibkan mahasiswa membuat rencana belajar mengenai materi-materi yang didapat sampai tuntas.
“Ini yang akan kita terapkan karena belum dibuat oleh kepala atau pengurus SALUT yang lain. Mereka harus belajar mandiri namun tetap dalam pengawasan,” tukasnya.
Ia menyebut, jumlah mahasiswa UT Kefa Mnanu lebih dari 200. Termasuk keluarga Rektor Unimor, anak mantan Bupati Gabriel Manek, anak Bupati Juandi David dan sejumlah anak pejabat di TTU. Sementara yang mendaftarkan diri saat ini sebanyak 65 orang.

UT Kefa Mnanu dalam kiprahnya, telah menamatkan sejumlah pejabat tinggi di TTU. Seperti Sekertaris Pengadilan Negeri Kefamenanu, anggota DPR Terensius Lasakar dan pejabat penting lainnya.
UT Kefa Mnanu akan memperbanyak jumlah mahasiswa dari perangkat desa di Kabupaten TTU. Karena saat ini UT dan kementerian memberikan kemudahan bagi aparat desa untuk melanjutkan pendidikan S1.
“Itu yang menjadi prioritas kita karena banyak perangkat desa dan BPD yang belum S1,” pungkasnya.






