SiCepat Ekspres Bagikan Perspektif tentang Peran Humas dalam Penanganan Krisis Internal kepada Mahasiswa UI

Sicepat Ekspres Bagikan Perspektif Tentang Peran Humas Dalam Penanganan Krisis Internal Kepada Mahasiswa Ui_Zonanusantara.com
Istimewa

JAKARTA – SiCepat Ekspres, dalam kolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HMIK) Universitas Indonesia, sukses menggelar seminar bertajuk “How Corpcomm Handles Internal Communication Crisis.”

Acara ini berlangsung pada Kamis, 12 Oktober, di Auditorium Gedung Mochtar Riady, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat.

Seminar ini menampilkan Rangga Andriana, Manager Corporate Communication SiCepat Ekspres, sebagai pembicara utama yang membagikan perspektif dan pengalamannya sebagai seorang Praktisi Hubungan Masyarakat (Humas) dalam penanganan krisis komunikasi internal dalam sebuah organisasi/perusahaan.

Acara ini mendapatkan antusiasme tinggi dari lebih dari 50 mahasiswa Ilmu Komunikasi yang hadir. Rangga mengungkapkan bahwa seminar ini memberikan kesempatan bagi SiCepat Ekspres untuk menjalin relasi dengan institusi pendidikan, khususnya mahasiswa, yang sedang mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja.

Rangga mengatakan melalui seminar ini, pihaknya ingin memberikan perspektif dan berbagi pengalaman, terutama berkaitan dengan peran humas, khususnya Corporate Communication SiCepat Ekspres, dalam menangani krisis komunikasi internal perusahaan berdasarkan pengalaman nyata.

Baca Juga :  Gubernur Laiskodat, Tindak Tegas Pelanggar Prokes Covid19

“Wawasan ini sangat penting bagi mahasiswa, terutama di jurusan ilmu komunikasi, di mana krisis komunikasi merupakan isu besar yang dapat memberikan dampak signifikan bagi keberlangsungan bisnis perusahaan,” katanya.

Sicepat Ekspres Bagikan Perspektif Tentang Peran Humas Dalam Penanganan Krisis Internal Kepada Mahasiswa Ui_Zonanusantara.com
Istimewa

Dia menambahkan, SiCepat Express ingin mahasiswa dapat mengetahui bagaimana mengidentifikasi krisis, merencanakan respons secara baik, dan menangani krisis baik secara teori maupun praktik di dunia kerja.

“Hal ini akan membantu mereka mempersiapkan diri dan meningkatkan sensitivitas untuk mengenali tanda-tanda awal krisis dan menyelesaikannya sesuai dengan kode etik humas,” tuturnya.

Dalam presentasinya, Rangga Andriana menjelaskan bahwa terdapat empat tahap penting dalam penanganan krisis komunikasi internal perusahaan, yaitu Analisis, Perencanaan, Implementasi, dan Pengukuran.

“Keempat tahapan ini sangat penting kita lakukan untuk dapat menyelesaikan krisis dengan baik. Pertama, kita perlu menganalisis krisis tersebut dengan memerhatikan 5W1H sehingga sebagai seorang humas, kita betul-betul mengetahui sebab dari terjadinya krisis tersebut,” kata Rangga.

Baca Juga :  Sosok Pemimpin yang Menginspirasi, AAS Ajak Siswa Wujudkan Cita-Cita dan Hidup Bermanfaat Sejak Dini

Setelah itu, perencanaan menjadi hal yang penting agar program yang kita buat dapat diimplementasikan tepat sasaran, efektif, dan efisien.

“Terakhir, perlu adanya pengukuran agar kita dapat mengevaluasi apakah penyelesaian krisis yang dilakukan sudah efektif dan tepat sasaran,” ujar Rangga.

Seminar ini diharapkan memberikan wawasan berharga kepada mahasiswa tentang penanganan krisis komunikasi dan mempersiapkan mereka untuk berkarier sebagai praktisi humas yang kompeten.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts