Home Hukum & Kriminal Warga Banain A Segel Kantor Desa

Warga Banain A Segel Kantor Desa

Warga segel kantor desa

KEFAMENANU,- Warga Desa Banain A Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, menyegel kantor desa setempat

Mereka kesal, lantara upaya Camat Bikomi Utara Simon Monemnasi dalam memediasi persoalan pengadaan porang yang sarat konspirasi antara pemerintah desa dengan pihak ketiga tidak menemukan titik terang.

Pada hal pemerintah Kecamatan telah berusaha maksimal untuk mempertemukan masyarakat dengan aparat desa dan pihak ketiga untuk mencari jalan terbaik guna menyelesaikan persoalan tersebut namun tidak ada titik terang.

Simon mengungkapkan, karena tidak ada titik temu, langkah selanjutnya adalah menempuh jalur hukum.

“Langkah selanjutnya adalah tempuh jalur hukum. Kita akan meminta Inspektorat untuk audit dan jika ada temuan kita akan minta dilimpahkan ke Kejaksaan. Dan sebagai seorang Camat, saya dukung upaya hukum sehingga terjadi transparansi dalam hal pengelolaan dana desa,”tegasnya kepada wartawan.

Simon menuturkan secara administrasi pihaknya sudah mengetahui letak kesalahannya. Pihak ketiga penyedia porangpun sudah mengakui kalau harga yang dia tawarkan jauh dari kewajaran.

Simon menuturkan, aksi segel kantor desa bermula ketika masyarakat meminta pihak ketiga mengembalikan sisa dana pengadaan porang sesuai hasil kesepakatan tidak direspon pihak ketiga.

Petrus Kefi warga Rt/Rw 06/ 03 menyesalkan sikap arogansi yang ditunjukan oleh penjabat kepala desa dan aparaturnya.

Padahal mereka mengaku telah salah bekerja karena tidak melakukan survey harga dan sebagainya.

“Kami minta hari ini juga pihak ketiga kembalikan dana yang telah diambil. Apabila tidak, maka kuat dugaan telah terjadi kong kali kong (konspirasi) antara pihak ketiga dan aparat desa,”tandas Kefi tegas.

Petrus mengatakan akan melaporkan persoalan ini ke aparat penegak hukum untuk memeriksa kepala desa bersama stafnya.

“Saya akan membangun komunikasi dan kekuatan di desa untuk mengawal masalah ini sampai selesai,”katanya dengan geram.

Disaksikan wartawan, selain menyegel kantor desa, warga juga menahan 3 unit motor dinas yang selama ini dipakai oleh sekretaris desa dan aparatur desa.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU