Yunanto Mengkritisi Wartawan Yang Tidak Membedakan Fakta Peristiwa dengan Opini

Yunanto Mengkritisi Wartawan Yang Tidak Membedakan Fakta Peristiwa Dengan Opini
Ketua PWI Malang Raya, M.Ariful Huda (Kiri) Saat memberikan cinderamata pada Wartawan Senior, Yunanto. (Toski D).
Yunanto Mengkritisi Wartawan Yang Tidak Membedakan Fakta Peristiwa Dengan Opini
Ketua Pwi Malang Raya, M.ariful Huda (Kiri) Saat Memberikan Cinderamata Pada Wartawan Senior, Yunanto. (Toski D).

MALANG, – Yunanto, salah satu wartawan senior menilai saat ini banyak wartawan yang belum menghadirkan ruh jurnalistik sesungguhnya.

Wartawan beken yang pernah menggeluti dunia jurnakistik selama 20 tahun ini juga mengkritisi wartawan yang belum memahami fakta peristiwa dengan opini (pendapat)

Menurutnya wartawan seharusnya tangguh dalam menghasilkan karya berita yang mencerdaskan dan mengedukasi masyarkat didukung dengan ruh jurnalistik yang sebenarnya.

“Harus ada acuan di setiap publikasi. Sehingga terhindar dari kesalahan pemberitaan. Informasi yang sah dan akurat menjadi harga mati. Dengan begitu, media massa pun terlindungi dari kezaliman publikasi hoax,” kata Yunanto dalam diskusi publik bertema Wartawan Tangguh di tengah Pendemi Covid-19 yang digelar oleh SIWO PWI Malang Raya belum lama ini.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi di Pasar Among Tani, 5 ASN Diperiksa Kejari Batu

Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya  M.Ariful Huda mengharapkan wartawan semakin memahami dan bisa melakukan prokes guna mencegah penyebaran Covid 19.

“Wartawan yang selalu beraktivitas dengan beragam orang, agar tetap bisa menjaga kebugaran. Bisa terus bergerak menjalankan tugas dengan baik. Tentunya dengan tetap melaksanakan Prokes,” kata dia.

Direktur RSUD Kota Malang, dr. Husnul Mu’arif,  mengaku wartawan sudah memahami protokol kesehatan. Ia beralasan wartawan bisa menjadi pelaksana prokes secara langsung di lapangan

Menurut Husnul, saat beraktivitas wartawan sangat memungkinkan untuk kontak dengan orang lain, untuk itu perlu menjalankan Prokes, karena dapat mencegah penularan virus covid 19, dan memberikan kenyamanan, kesehatan dan keamanan saat bekerja, hingga pulang ke rumah.

Baca Juga :  Menyulam Asa di Ujung Timur Transformasi SDN Lanaus Lewat TMMD ke-123

Prokes yang dimaksud yakni memakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan, sebagai bentuk pencegahan diri dan lingkungan.

“Jika bersin, sangat mungkin terjadi percikan basah dari mulut maupun hidung. Karena itu, masker dan jaga jarak, menjadi pencegahnya,” jelasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts