Gratiskan Pelatihan PMI Disnaker Gandeng BLK Wonojati

Gratiskan Pelatihan Pmi Disnaker Gandeng Blk Wonojati

Gratiskan Pelatihan Pmi Disnaker Gandeng Blk Wonojati

MALANG,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggandeng Balai Latihan Kerja (BLK) Wonojati Singosari untuk memberikan pelatihan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Malang.

Kepala Disnaker Pemkab Malang, Yoyok Wardoyo mengatakan untuk meningkatkan pelatihan khusus PMI akan diberikan secara cuma -cuma ini, untuk meningkatkan kompetensi bagi para calon PMI.

“Saya mengajak BLK Wonojati Singosari untuk memberikan pelatihan secara gratis agar para PMI lebih siap sebelum akhirnya ditempatkan sesuai dengan negara tujuan,” kata Yoyok Wardoyo, Jumat (12/3).

Menurut Yoyok, kegiatan pelatihan bagi 160 Calon Pekerja Migran Indonesia yang telah terdaftar bertujuan untuk menunjang dan mensukseskan program 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Malang, H.M Sanusi-Didik Gatot Subroto.

Baca Juga :  Tanaman Talas Berpotensi Ekpor

Di Kabupaten Malang, sambungnya Yoyok terdapat 69 lembaga, atau perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia, (P3MI). lembaga tersebut diharapkan dapat
menyiapkan diri terhadap tantangan. Apalagi situasi Pandemi Covid-19 dimana perekonomian masih lemah dan perlu adanya strategi khusus untuk percepatan pemulihan ketahanan ekonomi dan kehidupan sosial.

Sementara itu, Kepala BLK wonojati, Nur Fadil menambahkan, 160 Pekerja Migran Indonesia yang akan mendapatkan pelatihan secara gratis.

“Program ini juga bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Untuk itu, lanjut Fadhil, pelatihan akan mulai dilakukan pada 23 Maret 2021 nanti, dengan durasi hari selama 60 hari atau dua bulan penuh.

“Pelatihan ini dilakukan selama 60 hari, peserta akan bermalam di BLK,” jelasnya.

Baca Juga :  Usai Jajaki Pasar Internasional, Bee Jay Seafoods Mulai Sasar Pasar Lokal

Sedangkan, lanjut Fadhil, untuk calon tenaga kerja ini diberikan keterampilan sesuai bidangnya masing-masing. Setelah lulus nanti mereka juga dibekali sertifikat lulus pelatihan.

“Melalui pelatihan ini tentunya akan mempermudah pencari kerja mendapatkan pekerjaan, apalagi kami pun membantu mereka menyalurkannya ke beberapa perusahaan yang punya lowongan pekerjaan,” tegasnya.

Untuk itu, tambah Fadhil, dengan kuota tersebut, dirinya akan mengatur jadwal dengan dibagi menjadi tiga bagian.

“Kuotanya kan 160, kami bagi tiga tahap, untuk pertama 60 orang, kedua 60 orang juga, dan terakhir 40 orang,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts