Home Ekonomi Bupati dan Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang Siap Divaksin

Bupati dan Plt Ketua DPRD Kabupaten Malang Siap Divaksin

Letkol inf Yusub Dody Sandra,

MALANG,- Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin menyatakan kesiapannya untuk menjadi orang yang pertama kali divaksin. Politisi NasDem ini bahkan menawarkan diri mendampingi Bupati Malang H.M Sanusi, menjadi orang pertama yang siap divaksin.

“Saya siap mendampingi Bupati Malang, untuk menjadi orang yang pertama kali divaksin,” ungkapnya, saat ditemui awak media, Rabu (6/1).

Menurut Sodikul, kesiapannya menjadi orang yang pertama kali divaksin mendampingi Bupati Malang tersebut bukanlah untuk mencari sensasi. Melainkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan dan kemanjuran vaksin Covid-19.

“Bismillah, kita ini bagian dari orang yang bertanggungjawab atas kebijakan dalam rangka mengamankan, keselamatan warga masyarakat kita sebelum di Vaksinasikan ke masyarakat,” kata politisi Nasdem itu.

Dengan begitu, lanjut Sodikul, secara tidak langsung dapat menimbulkan kepercayaan publik untuk melakukan vaksinasi.

“Saat ini banyak beredar kabar hoaks mengenai vaksin, yang menjadikan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat terhadap pelaksanaan vaksinasi,” tegasnya.

Selain dua pejabat di atas,  Dandim 0818 Letkol (Inf) Yusub Dody Sandra, menyatakan kesiapannya juga menyatakan kesiapannya untuk divaksin.

“Saya siap dampingi beliau (Bupati dan Plt Ketua DPRD) jika diperbolehkannya. Katanya imun saya sudah membentuk antibodi sendiri, kan saya baru sembuh terpapar Covid,” ungkap Yusub.

Menurut Yusub, dirinya siap mematuhi arahan serta program nasional yang digaungkan pemerintah, termasuk berkaitan dengan vaksin untuk pencegahan pandemi Covid-19.

“Sebagai TNI saya mau (Divaksinasi) tapi saya kan alumni (Orang terpapar Covid-19 yang sembuh). Saya juga masih nunggu Short Message Service (SMS), jika sudah di SMS untuk menerima vaksin saya siap,” jelasnya.

Yusub juga menjelaskan bahwa personel Kodim 0818 Kabupaten Malang – Batu juga siap divaksinasi dan menjadi contoh bagi warga Kabupaten Malang lainnya.

“Kami siap memberi contoh karena kita kan TNI/Polri termasuk bagian nomer dua (setelah tenaga kesehatan). Karena masyarakat ini butuh contoh kalau habis disuntik sehat kan masyarakat jadi merasa aman,” tukasnya.

Sebagai informasi, saat ini di vaksin Sinovac sudah tersedia di Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dengan jumlah sebanyak 77.760 dosis.

Dari jumlah tersebut, akan didistribusikan ke setiap Kota/Kabupaten di Jawa Timur, yang diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes), setelah itu TNI/Polri, dan para guru.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU