KEFAMENANU,- Dalam upaya membangun sistem birokrasi yang sehat dan profesional, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, menyatakan akan segera melakukan rotasi terhadap seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten TTU.
Pernyataan ini disampaikannya kepada media pada Rabu, 9 April 2025.
Bupati yang akrab disapa Falen itu menegaskan bahwa rotasi ini bukanlah bentuk intervensi politik, melainkan hasil dari Evaluasi Kinerja yang objektif dan kebutuhan organisasi.
“Kami ingin menciptakan budaya kerja yang meritokratis. Siapa yang bekerja baik akan dihargai, dan siapa yang kinerjanya stagnan akan diberikan tantangan baru agar bisa berkembang,” ujar Falen.
Rotasi yang dimaksud mencakup pejabat eselon dua atau setingkat kepala dinas dan badan.
Bupati Falen menekankan bahwa rotasi merupakan mekanisme normal dalam sistem pemerintahan yang bertujuan menjaga dinamika dan efisiensi kinerja lembaga publik.
Menurutnya, terlalu lama menjabat di satu posisi tidak hanya berpotensi menurunkan produktivitas, tetapi juga menghambat sirkulasi gagasan dan inovasi dalam pelayanan publik.
“Birokrasi yang sehat itu harus bergerak. Kalau terlalu lama diam di satu tempat, maka organisasi akan kehilangan semangat pembaruan,” ujarnya.
Rotasi ini juga menjadi pesan kuat dari Bupati Falen bahwa ia ingin membangun pemerintahan yang tidak hanya loyal, tapi juga adaptif dan berorientasi pada hasil.
Ia menyebut, evaluasi terhadap Pimpinan OPD dilakukan secara menyeluruh dan terukur, tanpa diskriminasi.
“Kami tidak melihat latar belakang politik atau kelompok. Yang kami nilai adalah kinerja, integritas, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah,” tambahnya.
Kebijakan ini juga menegaskan arah kepemimpinan Falen Kebo dalam lima tahun ke depan, birokrasi yang bersih, efektif, dan fokus pada pelayanan masyarakat. Ia berharap, rotasi tersebut menjadi pemantik semangat bagi pejabat lain untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
“Kepemimpinan itu bukan soal menikmati jabatan, tapi bagaimana kita bertumbuh dalam jabatan dan memberi hasil nyata,” ujarnya.
Langkah ini mendapatkan sambutan beragam di internal pemerintahan. Beberapa kalangan menyebutnya sebagai bentuk ketegasan sekaligus penyegaran yang sudah lama ditunggu.
Dengan rencana rotasi ini, publik menaruh harapan agar roda pemerintahan di TTU benar-benar dijalankan oleh orang-orang yang profesional, energik, dan memiliki semangat melayani.






