Impian Kades di Malang Dapat Motor Segera Terwujud

Impian Kades Di Malang Dapat Motor Segera Terwujud
Sepeda motor yang akan dibagikan. (Toski D)
Impian Kades Di Malang Dapat Motor Segera Terwujud
Sepeda Motor Yang Akan Dibagikan. (Toski D)

MALANG, – Para Kepala Desa di Malang Jawa Timur, bakal mendapat sepeda motor dari pemerintah setempat. Sepeda motor yang diimpikan pada kepala desa itu digunakan untuk operasional.

Bupati Malang H.M. Sanusi telah menyediakan sepeda motor sebanyak 378 Unit untuk seluruh Kades yang ada di Kabupaten Malang.

“Untuk kades yang dijabat perempuan
minta N Max dan untuk Desa dengan daerah khusus minta yang jenis trill,” ungkap Sanusi saat ditemui awak media di Desa Tegalgondo, Karangploso, Selasa (8/12)

Menurut Sanusi, saat ini sudah ada 40 Sepeda Motor yang terparkir di kompleks Pendopo Agung Kabupaten Malang, dan akan dibagikan untuk masing masing Kepala Desa. Sanusi pun berjanji akan mrmbagikannya dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Dari Senam Sehat hingga Beasiswa, Amure Hadirkan Kado Istimewa untuk SMAN 15 Bone

“Mungkin minggu depan, soalnya belum datang semua ini masih 40 unit yang ada di Pendopo,” jelasnya.

Sanusi, mengaku baru bisa membagikan sepeda motor tersebut lantaran ia mengambil cuti saat kampanye. Pemberian sepeda motor ini diajukan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Agustus lalu.

“Ini program lama, kemudian saya cuti tetapi sudah dianggarkan oleh Dewan dan di tanda tangani oleh PJS kemudian sekarang saatnya saya realisasi,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Malang, Suwadji mengatakan, pembagian 378 kendaraan bermotor roda dua yang terdiri dari jenis trail dan skuter matic tersebut untuk menunjang kinerja para kepala desa atau lurah yang ada di Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Enam Tahun Mengabdi di Batalyon C Pelopor, AKBP Nur Ichsan Terima Amanah Baru Sebagai Kabag Ops Sat Brimob Polda Sulsel

“Sepeda motor untuk meningkatkan pelayanan kepala desa atau lurah kepada masyarakat, mobilitas untuk menunjang kinerja kepala desa seperti menarik pajak, menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Kemudian dalam pandemi Covid-19, mobilitas kepala desa kan cukup tinggi, sedangkan sepeda motor yang dimiliki saat ini sudah tidak layak,” tukasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts