Lantik Pengurus DPW GAPEMBI, Ini Harapan Zulhas

Lantik Pengurus Dpw Gapembi, Ini Harapan Zulhas

 

KOTA MALANG – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (DPW GAPEMBI) Jawa Timur, Kamis (9/4/2026).

Seremonial pelantikan di gelar di salah satu hotel di wilayah Kota Malang, dan di hadiri sejumlah tokoh penting nasional dan daerah, di antaranya Wakil Kepala Badan Gizi Nasional RI Sony Sonjaya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Malang Slamet Husnan Hariyadi, Ketua GAPEMBI Jawa Timur Makhrus Sholeh, serta Ketua Umum DPP GAPEMBI Alven Stony.

Dalam sambutannya, Menko Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan menyampaikan, pesan khusus kepada Ketua GAPEMBI Jawa Timur yang baru dilantik agar mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

“Kepada yang baru dilantik selamat bertugas, ketua GAPEMBI Jatim H. Makhrus Sholeh selamat bertugas dan tolong dikawal program MBG sukses untuk Indonesia yang lebih baik,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Zulhas ini berharap, dengan adanya pelantikan ini semoga dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung sektor pangan nasional, khususnya melalui penyediaan layanan makan bergizi yang terstandarisasi.

“DPW GAPEMBI ini diharapkan dapat mendukung sektor pangan nasional, khususnya melalui penyediaan layanan makan bergizi yang terstandarisasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kakan Kemenag TTU Membuka Orientasi Intern PPPK Tahap I Tahun 2024

Sementara, Ketua Umum DPP GAPEMBI, H. Alven Stony mengapresiasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang dinilai sebagai langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

“Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu menjalankan program makan bergizi dalam waktu relatif singkat dengan cakupan yang sangat luas, dan program ini luar biasa. Indonesia mampu melayani hingga 65 juta penerima per hari. Ini bukan hal mudah, karena melayani jutaan orang tentu tidak lepas dari berbagai tantangan di lapangan,” katanya.

Alven juga menyoroti bahwa dalam pelaksanaan program sebesar ini, potensi kendala tetap ada, baik dari sisi distribusi maupun operasional di dapur SPPG. Namun demikian, pihaknya terus melakukan perbaikan melalui koordinasi dengan pemerintah.

“Kami juga juga melakukan pembelajaran dengan mengadopsi praktik terbaik dari berbagai negara seperti Jepang, Eropa, India, dan China terkait pelaksanaan program makan bergizi,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Alven, GAPEMBI juga mengambil peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah melalui langkah hukum, termasuk mengajukan diri sebagai pihak intervensi dalam gugatan terkait program MBG.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HKN ke-59, Pj. Bupati Bone Ajak Kolaborasi Erat dan Sinergi untuk Transformasi Kesehatan

“Kami hadir untuk mendukung pemerintah dan memastikan program ini berjalan dengan baik. Ini adalah upaya besar untuk masa depan generasi bangsa,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua GAPEMBI Jawa Timur, H. Makhrus Sholeh menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional dalam memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

“Kami berkolaborasi dengan BGN, memastikan penerima manfaat sesuai yang diharapkan, memastikan di dapur bisa melaksanakan sesuai juknis dan SOP dari BGN,” terangnya.

Makhrus juga menambahkan pentingnya kepastian bagi para pelaku usaha yang telah berinvestasi besar dalam pembangunan dapur MBG.

“Ketiga, bekerja sama tentang sistem dan lainnya sehingga teman-teman yang sudah investasi per dapur sekitar Rp2 miliar ini ada kepastian. Kami tidak ingin tiba-tiba di-suspend tanpa ada kepastian,” tegasnya.

Terlebih, Makhrus menambahkan, tujuan utama dari program ini adalah memastikan penerima manfaat mendapatkan layanan gizi secara optimal.

“Paling utama adalah penerima manfaat bisa menerima manfaat sebaik-baiknya,” tukasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts