Kota Malang – Setelah mendapatkan nomor urut untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota setempat langsung menggelar Rapat Kerja Khusus (Rakercabsus) untuk Konsolidasi Pemenangan Pilkada Serentak Tahun 2024, Senin (23/9/2024) malam.
Kegiatan Rakercabsus itu dilakukan guna meningkatkan prosentase pendapatan suara di internal DPC PDI-P Kota Malang, yang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu hanya mendapat 20 persen suara sah.
Lantaran, dalam Pilkada 2024 mendatang partai berlambang kepala banteng tersebut mengusung pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Heri Cahyono (HC) – Ganisa Putri Rumpoko.
Ketua DPC PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengatakan Pilkada sangat berbeda dengan Pileg ataupun Pilpres. Oleh karena itu, pada rapat konsolidasi diperluas, pihaknya ingin perolehan suara ditambah.
“Ini kan bagian dari kami kemarin di Pileg, suara kami kemarin itu 20 persen. Nah kami yakin Pileg sama Pilpres dan Pilkada itu beda, ini kekuatan tokoh dan kami punya calon bagus,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (24/9/2024).
Made menjelang, pada rapat konsolidasi itu, dirinya sangat yakin jika internalnya akan mendukung apa yang sudah disepakati. Karena sebagai tim pengusung, pihaknya akan menguatkan diri dulu pada internal.
“Kami yakin suara di internal kami, di kaum nasionalis akan menambah lagi. Kami kan terdiri dari tim partai pengusung, kami menguatkan di internal dulu, makanya kita buat rakercabsus diperluas ini, karena kebetulan pengundian nomor urut kemarin dan sebelum rakercabsus provinsi, kita wajib mengadakan rakercabsus diperluas,” jelasnya.
Ketika ditanya tentang kondisi grassroot saat ini, Made mengaku bahwa grassroot saat ini masih sangat kuat, itu terlihat dari rakercabsus yang digelar, masih banyak kader yang ikut dan berharap untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang digelar PDIP Kota Malang.
“Tingkat kehadiran sudah di angka 120 persen, ternyata ada banyak anak ranting tadi yang ikut serta tidak sabar ingin ketemu. Saya lihat ternyata 513 pengurus ranting, 5 PAC dan 15 anak ranting, sebenarnya target kita di angka 600 beserta. Tapi ini ada 680, berarti ada 80 anak ranting yang hadir juga,” terangnya.
Untuk itu, lanjut Made, dengan kehadiran mereka bukan termasuk dari tim Heri Cahyono ataupun Ganis Rumpoko. Dari situ, Made mengaku ingin mulai menata pergerakan pada masa kampanye.
“Besok sudah mulai kampanye damai dan 22 hari lagi sudah masa kampanye resmi dimulai, tentu saja kami ingin mengejar target di angka 30 persen khusus yang dari internal partai, menaikkan 10 persen dari yang sudah kami raih sekarang,” tegasnya.
Dengan tiga kekuatan besar itu, Made meyakini mampu merebut hati masyarakat Kota Malang. Terlebih saat ini Heri Cahyono-Ganis Rumpoko bisa disebut dalam koalisi rakyat.
“Tentu saja dengan gotong royong bersama kami meyakini bahwa kemenangan hanya diraih dengan gotong royong. Bergotong-royong oleh tim pengusung, oleh partai pengusung, kemudian timnya Mas Heri Cahyono dan timnya Mbak Ganis sendiri,” tandasnya.
“Apalagi, dengan tiga kekuatan besar ini nanti akan bersama-sama bergotong-royong untuk merebut kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Berarti kan sudah ketahuan Mbak Ganis sama Sam HC targetnya di angka 30 persen, dan kita yang 30 persen, kombinasinya seperti itu,” imbuhnya.






