MANGGARAI – Uskup Keuskupan Labuan Bajo Mgr.Dr. Maximus Regus,S.Fil,M.Si akan dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang ilmu sosiologi agama dan multikulturalisme Universitas Katholik Indonesia St.Paulus Ruteng. Pengakuan gelar akademik profesor akan dikukuhkan pada Jumat 8 Mei 2026 mendatang di kampus Unika Indonesia St.Paulus Ruteng.
Dengan pengukuhan guru besar maka bertambah lagi uskup Indonesia bergelar akademik profesor. Selain nama Mgr. Prof.Dr.Maximus Regus,S.Fi.M.Si juga terdapat nama Mgr.Prof.Dr. Adrianus Sunarko, O.F.M, Uskup Pangkalpinang profesor bidang teologi dan sebelumnya merupakan pengajar di STF Driyarkara.Lalu ada nama Mgr.Prof.Dr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm Uskup Malang bidang teolog Kitab Suci dan pengajar di STFT Widya Sasana, Malang. Kardinal Prof Dr. Ignatius Suharyo Uskup Agung Jakarta, bidang teologi.
Mgr. Maximus Regus adalah Uskup Labuan Bajo yang ditahbiskan pada November 2024 lalu dan merupakan keuskupan termuda di Indonesia. Saat ini masih aktif sebagai pengajar pada Universitas Katolik St. Paulus Ruteng. Sebelumnya ia adalah rektor di perguruan tinggi tersebut.Gelar akademik guru besar diterima Uskup Max Regus di usia relatif muda yakni 52 tahun.
Mgr.Prof.Maximus Regus lahir pada 23 September 1973. Ia terpilih menjadi Uskup Labuan Bajo pada 21 Juni 2024.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SMP dan SMA Seminari Pius XII Kisol ia meneruskan studi filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero sejak tahun 1993 hingga 1997. Pendidikan teologi di tempat sama tahun 1999-2001 dan ditahbiskan menjadi imam oleh Mgr.Eduardus Sangsun, S.V.D. pada 10 Agustus 2001 di Gereja Katedral Ruteng.
Tugas pertama setelah ditahbiskan adalah sebagai imam kapelan di Paroki Kristus Raja Ruteng sampai Agustus 2007. Tahun 2002 menjadi Ketua Komisi Hubungan antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Ruteng dan tahun 2005
menjadi Koordinator Dialog Antaragama Keuskupan Ruteng serta Koordinator untuk Kegiatan Kaum Muda Lintas Agama.
Tahun 2007 ia studi magister dalam bidang sosiologi pembangunan di Universitas Indonesia. Tahun 2012, ia menjadi fellow dalam menjalani riset di International Institute of Social Studies (ISS) Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, hingga tahun 2014. Sejak Oktober 2014 hingga Desember 2017 Max menjalani studi doktoral di Graduate School of Humanities Universitas Tilburg, Belanda. Dalam program doktoral itu, ia menulis disertasi yang berjudul, “Understanding Human Rights Culture in Indonesia”.
Sebagai akademisi, Maximus telah memublikasikan beberapa buku dan jurnal dengan tema sosial, politik, dan agama.
Uskup Regus mulai mengajar di Inika Indonesia St.Pulus Ruteng tahun 2018. Dipercayakan sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tahun 2019 – 2023 dan setelah itu terpilih sebagai rektor sampai ditunjuk tahta suci sebagai uskup pertama keuskupan Labuan Bajo.***






