
MALANG,- Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang Jawa Timur saat ini melakukan pendataan terhadap sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan di musim hujan. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas PUBM, romdhoni, Senin (4/1).
Romdhoni menanggapi keluhan masyarakat – Desa Sidodadi, Gedangan terkait kondisi jembatan Kali Putih yang berbeda di Dusun Kedung Rampal, Rt.06/Rw.02 Desa Sidodadi, hingga saat dalam kondisi rusak parah diterjang air hujan (banjir, red).
“Belakangan ini curah hujan ekstrim, itu yang mempengaruhi kerusakan jalan dan jembatan. Makanya tahun ini banyak yang akan dilakukan perbaikan,” ungkapnya.
Menurut Romdhoni, pihaknya saat ini tengah melakukan persiapan perencanaan pembangunan ulang (rekontruksi ulang) terhadap beberapa jembatan yang kondisinya sudah rusak, seperti jembatan di Jabung dan Jembatan Kali Putih Dusun Kedung Rampal, Desa Sidodadi, Gedangan.
“Untuk pembangunan ulang diperkirakan akan dilakukan pada bulan Juni 2021 ini. Tidak bisa secepatnya, karena butuh waktu untuk perencanaan, dan lelang (tender, red),” jelasnya.
Sebab, lanjut Romdhoni, untuk jembatan yang berbeda di Desa Sidodadi, Gedangan tersebut bakal dilakukan pembangunan ulang, lantaran usia jembatan yang dinilai sudah tua.
“Jembatan Kali Putih itu sudah lama, perlu rekonstruksi, untuk anggarannya diperkirakan mencapai antara Rp 700-800 juta. Makanya perlu proses lelang dulu,” tegasnya.
Sebagai informasi, ambrolnya jembatan Kali Putih yang berbeda di Dusun Kedung Rampal, Rt.06/Rw.02 Desa Sidodadi, Gedangan tersebut mengundang keresahan warga sekitar.
Dikarenakan, jembatan tersebut merupakan akses penghubung Dusun Umbulrejo dan pantai Bajulmati, dan akses perekonomian warga.






