DLH Kota Malang Diduga Hanya Melakukan Secara Administratif dalam Penuhi Target Luasan RTH

Dlh Kota Malang Diduga Hanya Melakukan Secara Administratif Dalam Penuhi Target Luasan Rth

Kota Malang – Upaya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang untuk memenuhi luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Malang diduga hanya dilakukan secara administratif belaka.

Lantaran, dalam pemenuhan Target Luasan RTH publik tersebut DLH Kota Malang tidak memikirkan kendala-kendala dalam upaya pemenuhan target luasan RTH publik.

Pemerhati Tata Kelola Pemerintahan Malang Raya, Awangga Wisnuwardhana mengatakan, target yang telah ditetapkan untuk luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Malang itu sebanyak 20 persen dari luas wilayah Kota Malang yang mencapai sekitar 110 kilometer persegi, untuk itu diperlukan pemikiran yang mendalam untuk memenuhi target tersebut

“Upaya DLH untuk melakukan perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik tersebut dilakukan hanya untuk memenuhi syarat administratif belaka, bukan benar-benar dipikirkan secara jangka panjang,” ucap pria yang akrab disapa Angga, saat dikonfirmasi, Minggu (13/10/2024).

Baca Juga :  Datangi Mapolresta Malang Kota, Puluhan Kyai dan Ulama Suarakan Netralitas APH

Menurut Angga, dalam upaya pemenuhan RTH publik tersebut seharusnya DLH juga memikirkan jumlah tenaga yang nantinya akan bertugas untuk melakukan perawatan RTH publik tersebut.

“DLH perlu mengingat tenaga yang dimiliki, jangan dipaksakan untuk dibesarkan luasannya, ini menggunakan uang rakyat, jangan terjadi pemborosan,” jelasnya.

Angga menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh dari DLH Kota Malang, saat ini di Dinas terkait terdapat sebanyak 712 personel yang terdiri dari Tenaga Pendukung Operasional Kegiatan (TPOK), Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Dengan jumlah itu, apakah sudah terpenuhi jumlah tenaga kerja untuk merawat RTH yang sudah ada,” tegasnya.

Sebab, lanjut Angga, jumlah personel tersebut apakah sudah ideal, karena beberapa waktu lalu DLH Kota Malang sempat mengeluh lantaran banyak yang masa tugasnya telah berakhir.

Baca Juga :  Tim PUBG Mobile Kota Malang Sumbang Medali Perunggu di Porprov IX Jatim 2025

“Dulu mengeluh karena kekurangan personel, dan sempat menyatakan untuk personel yang ideal untuk pasukan kuning ialah 800-900 orang, dan jumlah saat ini sudah tidak ideal,” terangnya.

Untuk itu, tambah Angga, dirinya meminta kepada DLH Kota Malang untuk memikirkan jangka panjang sebelum mengambil sebuah keputusan.

“Jangan asal bangunan saja, Apakah sudah ideal personel yang dimiliki, jangan sampai bangun banyak RTH, tapi tidak ada perawatan, yang dirawat hanya jalan-jalan utama dan yang dilewati wisatawan saja,” tukasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts