Penyuluh dan Pemuda Kristen Inisiasi Moderasi Beragama Melalui Konten Digital

Penyuluh Dan Pemuda Kristen Inisiasi Moderasi Beragama Melalui Konten Digital

KEFAMENANU,- Dalam upaya memperluas jangkauan moderasi beragama, Seksi Bimas Kristen Kemenag TTU menginisiasi gerakan digital bersama pemuda dan penyuluh agama Kristen.

Kegiatan Penggerak Moderasi Beragama yang berlangsung di GBI Yerusalem Baru ini tidak hanya membidik perubahan pola pikir, tetapi juga transformasi cara berkomunikasi di era digital.

PLH Kakankemenag TTU, Penehas Batuk, membuka kegiatan ini dan menegaskan bahwa penyebaran moderasi tidak cukup hanya lewat tatap muka, tetapi juga harus memanfaatkan kekuatan media sosial.

Ia menginstruksikan para peserta untuk serius mengemas konten edukatif dan menghindari ujaran kebencian, sebuah strategi relevan di zaman kecanggihan digital.

Menurut Penehas, penyuluh dan Pemuda Kristen adalah teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Ketua DPC P Demokrat TTU Kecam Demo Anarkis Kelompok Cipayung

“Moderasi beragama bukan tujuan akhir, tetapi proses kolektif—dengan kesadaran, komitmen, dan kerja sama lintas elemen masyarakat,” ujarnya.

Pendeta Andreas Nubatonis menegaskan bahwa moderasi adalah realiasi iman Kristen, diilhami dari prinsip Kasih dalam Injil Matius 22:37‑40 kasih yang melebar di luar batas gereja untuk mewujudkan harmoni di seluruh kehidupan.

Sebagai respon atas isu-isu lokal seperti penyiaran agama yang menimbulkan gesekan, Kepala Kesbangpol TTU, Drs Thelymite R. Kapitan, mengedepankan regulasi tegas serta dialog antar tokoh lintas agama. Penyatuan ini diharapkan menciptakan kerukunan yang melekat di tengah masyarakat plural.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik TTU, Kristoforus Ukat mengajak peserta untuk memanfaatkan teknologi dan media sosial secara optimal daripada sekadar menguras waktu, ini justru bisa menjadi alat pembumian nilai moderasi.

Baca Juga :  Bakti Sosial dan Donor Darah di  Hari Bhakti Adhyaksa ke-64 dan Ulang Tahun IAD XXIV

Bersama tokoh lintas iman dari pemuda GMIT, GMKI, hingga tokoh Islampara penyuluh diajak membangun jaringan yang menyebar pesan damai melalui Konten Digital yang menarik, dialog, dan kampanye online yang edukatif.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts