Aroma Hujan Oleh Hendrika LW aroma hujan mengingatkanku pada kenangan yang tumbuh di bawah pohon .
Headlines
Category: Sastra
Bulan Hampir Redup
Oleh : Hendrika LW Agustus ini tak beda bilah cemburu yang tersimpan kian mengiris-iris rasa .
Januari di Ujung Senja
Hendrika LW angin manja menyibak tergerai rambut ikal desah suara mengusik hati penikmat sunyi .
Puisi: Kolonial dan Kempetai
Oleh : Yosef Naiobe Hari 17 Agustus Taon Empat Lima Itulah hari kemerdekaan kita Merdeka .
Resah Menanti
Oleh : Yosef Naiobe Kusimpan rapih hati dan jiwamu dalam doa harianku Setiap pagi hingga .
Goresan Cinta Nenek
Hendrika L.W. Engkau laksana fajar, menyirami tunas-tunas daun dengan kehangatan kasih abadi. Aku .
Sepucuk Surat untuk Guru
Di atas kertas polos ini kugoreskan sebuah syair dengan tinta emas Kurangkai kata demi kata .
Kularungkan Rindu di Pantai Pangandaran
Oleh : Riessa Kupandangi hamparan biru tak berujung Duduk bersimpuh di tepian pantai Sembari sesekali .
Merajut Kebersamaan, Melanjutkan Perjuangan Kartini
Oleh : Hendrika L. Wariati Berangkat dari misi yang sama, beberapa lembaga yang terdiri Women .
No More Posts Available.
No more pages to load.









