
MALANG, – Seorang ibu hamil korban penusukan akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang, Rabu (19/5).
Korban bernama Mujiati (25), menjadi korban penusukan secara biadab bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441, Kamis pekan lalu. Pelaku yang hendak mencuri di rumah korban, kepergok pemilik rumah. Lantaran panik pelaku menusuk Mujiati hingga kritis dan menjalani perawatan medis di rumah sakit. Namun setelah lebih dari satu minggu menjalani perawatan medis, warga Desa Sekarpuro, Pakis, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu (19/5) sekitar pukul 17.00 WIB.
“Korban meninggal tadi sore di RSSA, saat ini tahlil,” ucap Kepala Desa Sekarpuro, Pakis, Sulirmanto, saat dihubungi, Rabu (19/5) malam.
Pria yang akrab disapa Sulir menjelaskan, korban sebelumnya menjalani perawatan intensif, karena kritis dan tidak sadarkan diri. Ada pun luka yang dideritanya antara lain, dada, leher, tangan dan bagian tubuh lainnya.
“Jenazah Mujiati, akan dimakamkan besok (Kamis) pagi,” jelasnya.
Korban dalam kondisi mengandung dua bulan. Saat kejadian ia tidak ikut Shalat Idul Fitri, sedangkan suaminya sedang bekerja di pabrik gula (PG) Kebonagung, dan mertua korban sedang menjalankan shalat Idul Fitri.
Dalam peristiwa tersebut, pelaku berhasil membawa kabur 1 unit sepeda motor Honda jenis Beat warna hitam yang diparkir di garasi.






