Home Hukum & Kriminal Terlibat Penggelapan Mobil, Pasutri di Malang Diburu Polisi.

Terlibat Penggelapan Mobil, Pasutri di Malang Diburu Polisi.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat rilis kasus penggelapan mobil (Toski D)

MALANG– Pasangan suami istri (Pasutri) di Malang Jawa Timur, terlibat dalam kasus penggelapan mobil. Kedua pelaku berinisial AB dan Istrinya NS kini masih dalam pengejaran polisi.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan kasusnya terungkap setelah salah seorang korban melapor ke polisi.

Dikatakan kasus ini terjadi sekitat September 2020. Kedua pelaku kata Hendri, menyewa mobil dengan alasan mobil operasional koperasi. Kebetulan lanjut Hendri, pasutri ini
mempunyai koperasi di di Desa Duet di wilayah Tumpang.

“Kedua pelaku tersebut menyewa mobil dengan jangka waktu yang berbeda-beda.
Ada yang sepuluh hari sampai satu bulan, dengan tarif Rp 3 juta untuk jangka waktu 10 hari,” kata Hendri Umar, Senin (22/2)

Kapolres Hendri menjelaskan mobil – mobil rental tersebut kemudian dipindahtangankan atau digadaikan ke pihak ketiga dengan harga yang bervariasi. Untuk mobil Toyota avanza dan sejenisnya digadaikan antar Rp25 juta sampai Rp30 juta, sedangkan untuk kendaraan kelas Toyota Innova Reborn digadaikan seharga Rp50 juta sampai Rp75 juta.

Hendri mengaku, salah seorang korban mengenal anggota Polsek Tumpang, lalu membuat laporan polisi. Berkat laporan tersebut jajaran Polsek Tumpang dan Polres Malang yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Malang, akhirnya berhasil mengamankan pelaku berinisial NS, sementara AB masih dalam pengejaran.

“Istri pelaku NS ini kami tangkap secara paksa, sedang sang suami (AB) saat ini masih dalam pengejaran, Insya Allah dalam waktu dekat sudah tertangkap,” tukasnya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku yang merupakan pasangan suami-istri dijerat dengan pasal 372 jo 378 tentang penipuan dan penggelapan dengan sanksi hukumnya empat tahun penjara.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU