BONE–Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini menjadi lebih istimewa bagi keluarga besar UPT SMP Negeri 2 Awangpone. Di tengah gegap gempita peringatan Hardiknas yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone, sekolah yang berada di Kecamatan Awangpone ini kembali menorehkan tinta emas: Prestasi-menyebar-inspirasi-andi-faisal-raih-juara-i-kepala-smk-dedikatif-sulsel-2024/” title=”Meraih Prestasi, Menyebar Inspirasi, Andi Faisal Raih Juara I Kepala SMK Dedikatif Sulsel 2024″>Juara I Kecamata Awangpone Lomba Kebersihan Antar Sekolah Tingkat Kabupaten.
Prestasi ini tidak datang begitu saja. Di balik kebersihan yang kini menjadi identitas sekolah, berdiri sosok pemimpin yang konsisten dan visioner: Hj. Rosnawati, S.Pd, Kepala UPT SMPN 2 Awangpone. Di bawah arahannya, budaya bersih dan disiplin tumbuh menjadi ruh sekolah. Dalam perayaan Hardiknas yang dilangsungkan pada Jumat, 2 Mei 2025, kerja keras ini menuai apresiasi tertinggi, sebuah Piagam Penghargaan langsung dari Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM.
Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung penuh khidmat. Didampingi oleh Bupati Bone, Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, SH, menyerahkan langsung piagam kepada Hj. Rosnawati di hadapan para kepala sekolah dan tamu undangan. Momen ini menjadi salah satu sorotan utama dalam upacara Hardiknas.
“Prestasi seperti ini tidak akan kami abaikan. Kepala sekolah yang mampu menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah akan kami pertahankan di tempatnya. Tapi prestasi itu harus dijaga hingga penilaian berikutnya, menjelang HUT Kemerdekaan RI di bulan Agustus mendatang,” tegas Bupati Bone dalam sambutannya.
Hj. Rosnawati pun tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja sama dan kolaborasi solid seluruh guru dan warga sekolah.
“Kami sangat bersyukur atas apresiasi ini. Penghargaan dari Bupati menjadi semangat baru bagi kami. Ini bukan hanya pencapaian saya pribadi, tetapi bukti nyata dari semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan sekolah,” ungkap Hj. Rosnawati dengan penuh haru.
Kemenangan dalam lomba kebersihan ini seolah menjadi simbol bahwa pendidikan tidak hanya soal akademik, tetapi juga soal karakter, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kini, UPT SMPN 2 Awangpone bukan sekadar tempat belajar, tapi juga contoh nyata bahwa sekolah bisa menjadi wajah peradaban yang bersih dan bermartabat terutama di tangan seorang pemimpin yang menginspirasi. (*)






